Pencegahan Kejahatan Deepfake: Studi Kasus terhadap Modus Penipuan Deepfake Prabowo Subianto dalam Tawaran Bantuan Uang
Keywords:
Deepfake , Cybercrime , Regulation , Digital LiteracyAbstract
Deepfake has become a serious threat in cybercrime, allowing perpetrators to deceive the public with highly realistic video and audio manipulation. This research aims to analyze the mode of cybercrime that utilizes deepfake technology, especially in cases of fraud involving manipulation of the faces of public figures. This study uses the literature study method by reviewing regulations related to cybersecurity, deepfake technology, and policies that have been implemented in various countries in dealing with this threat. The results indicate that the deepfake crime mode is growing by utilizing public trust in the faked figures. Despite the implementation of several regulations, early detection, law enforcement, and victim protection continue to face challenges. Therefore, stricter and more adaptive policies are needed, along with strengthening cooperation between the government and digital platforms and increasing public digital literacy, to reduce the risk of deepfake crime in the cyber domain.
References
Banfatin, P. M., Medan, K. K., & Fallo, D. F. N. (2024). Pengaturan hukum pidana di Indonesia terhadap penyalahgunaan teknologi artificial intelligence deepfake dalam melakukan tindak pidana cybercrime. Pemuliaan Keadilan, 2(1), 60–73. https://doi.org/10.62383/pk.v2i1.402
Fadillah, M. F., Nazar, & Setiawan, H. (2025). Dampak teknologi deepfake terhadap kepercayaan publik dan penyebaran informasi di media sosial. ResearchGate.
Fauzi, A. M., Wahyuni, A. T., Chintia, G., Nenci, I. S., Nurwahidah, N., & Sari, P. N. (2023). Edukasi pencegahan penipuan online berbasis sosial media di Desa Mekarwangi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 60–73.
Haida, R. S. N., & Nuriyatman, E. (2024). Urgensi Pengaturan Perlindungan Hukum Terhadap Korban Deepfake Melalui Artificial Intelligence (AI) Dari Perspektif Hukum Pidana Indonesia. Jurnal Hukum Respublica, 24(1), 2–3.
Hukmana, S. Y. (2025). Penipuan dengan AI deepfake wajah Prabowo, warga tertipu tawaran bantuan pemerintah. Media Indonesia. Diakses pada 21 Februari 2025. https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/741824/penipuan-dengan-ai-deepfake-wajah-prabowo-warga-tertipu-tawaran-bantuan-pemerintah?
Jufri, M. A. A., & Putra, A. K. (2021). Aspek hukum internasional dalam pemanfaatan deepfake technology terhadap perlindungan data pribadi. Uti Possidetis: Journal of International Law, 1(31–57).
Meilina, K. (2025). Penipuan bansos pakai AI wajah Prabowo, ratusan korban rugi puluhan juta. Katadata.Co.Id. Diakses pada 21 Februari 2025. https://katadata.co.id/digital/teknologi/67a5dc910647b/penipuan-bansos-pakai-ai-wajah-prabowo-ratusan-korban-rugi-puluhan-juta?
Noerman, C. T., & Ibrahim, A. L. (2024). Kriminalisasi deepfake di Indonesia sebagai bentuk pelindungan negara. Jurnal USM Law Review, 7(2).
Octavia, S., & Prabowo, D. (2025). Wajah hingga suara Gibran dan Sri Mulyani ikut dicatut untuk tipu korban via video “deepfake.” Kompas.Com. Diakses pada 22 Februari 2025. https://nasional.kompas.com/read/2025/01/23/21051441/wajah-hingga-suara-gibran-dan-sri-mulyani-ikut-dicatut-untuk-tipu-korban-via
Patikasari, T. (2024). Pelindungan hukum bagi korban deepfake pornografi (studi perbandingan Indonesia dan Korea Selatan). UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Pengaturan hukum teknologi deepfake di Indonesia. (2024). ALO Alchemist Group. https://alchemistgroup.co/pengaturan-hukum-teknologi-deepfake-di-indonesia/?
Respati, A. A., Setyarini, A. D., Parlagutan, D., Rafli, M., Mahendra, R. S., & Nugroho, A. A. (2024). Analisis hukum terhadap pencegahan kasus deepfake serta perlindungan hukum terhadap korban. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(2), 586. https://doi.org/10.5281/zenodo.12508126
Rifauddin, M., & Halida, A. N. (2018). Waspada cybercrime dan informasi hoax pada media sosial facebook. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 6(2).
Salim, H. J. (2025). Pelaku penipuan deepfake AI Prabowo ditangkap, begini modus kejahatannya. Liputan6.Com. Diakses pada 22 Februari 2025. https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/5894584/pelaku-penipuan-deepfake-ai-prabowo-ditangkap-begini-modus-kejahatannya?
Salim, M. P. (2024). Apa Itu Deepfake? Pahami Cara Kerja,Kontroversi Penyalahgunaannya, Serta Regulasi Penggunaannya. Liputan6.Com. https://www.liputan6.com/hot/read/5497453/apa-itu-deepfake-pahami-cara-kerja-kontroversi-penyalahgunaannya-serta-regulasi-penggunaannya?page=7
Setiarma, A. (2023). Disrupsi Teknologi Hukum Terhadap Jasa Advokat Dalam Pandangan Hukum Pembangunan Mochtar Kusumaatmadja: The Disruption of Legal Technology to the Advocates Services in the Perspective of Mochtar Kusumaatmadja’s Legal Development. Reformasi Hukum, 27(2), 88.
Wahyudi, B. R. (2025). Tantangan penegakan hukum terhadap kejahatan berbasis teknologi AI. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 3436–3450. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17519
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.